Dampak Covid-19 terhadap Psikologis Anak, Begini PenjelasannyaDampak Covid-19 terhadap Psikologis Anak, Begini Penjelasannya
Dampak Covid-19 terhadap Psikologis Anak, Begini Penjelasannya

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Kasus Covid-19 yang dialami anak-anak mungkin memang tidak sebanyak dewasa dan lansia. Akan tetapi, bukan berarti anak-anak aman. Terutama dari dampak psikologis yang timbul akibat Covid-19. Ezra Golberstein peneliti kebijakan kesehatan dari Universitas Minnesota mengatakan, anak-anak bisa mendapat ‘pukulan dobel’ dari keadaan ini. Selain keberadaan virus dan ketakutan akan virus itu sendiri, anak-anak juga harus terpisah dari sekolah dan teman-temannya. AYO BACA : Ini 5 Tipe Diet Vegetarian Hingga saat ini, sesungguhnya data atau penelitian tentang dampak pada kesehatan mental anak memang masih sedikit. Peneliti dari Provinsi Hubei, tempat pandemi ini pertama kali muncul mengadakan tes terhadap 2.330 anak sekolah. Penelitian diadakan untuk melihat adanya tekanan emosional setelah satu bulan lockdown. Hasilnya 22,6% menunjukkan gejala depresi dan 18,9% mengalami anxiety (kecemasan). Keadaan ekonomi orang tua juga dapat memberikan efek pada anak-anak. Di tengah pandemi ini, angka pengangguran meningkat. “Ketika kondisi ekonomi buruk, kesehatan mental anak-anak juga memburuk,” ungkap Golberstein. AYO BACA : 6 Hal yang Bisa Mengurangi Stres Stay-at-Home Anak-anak yang sebelumnya sudah memiliki masalah dengan kesehatan mental juga variabel yang perlu dipertimbangkan. “Anda harus hati-hati dengan anak-anak yang sudah mendapat pengobatan kesehatan mental, Anda harus memastikan layanan tersebut tidak terganggu,” kata Robin Gurwitch, professor di Duke University Medical Center. Usia juga menjadi faktor yang menentukan bagaimana pandemi berefek pada anak-anak secara emosional. Anak-anak yang lebih kecil mungkin tidak akan terlalu menyadari adanya perbedaan. Mereka mungkin justru akan senang karena bisa bersama orang tua sepanjang hari. Tapi bagi anak-anak yang sudah lebih besar, teman adalah segalanya. Sementara dalam masa pandemi ini mereka tidak diperbolehkan keluar dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Sebagai mitigasi atau pencegahan masalah ini, orangtua perlu memperhatikan paparan media tentang Covid-19 terhadap anak. Thomas Cooper, professor etika media di Emerson College menyatakan, “Ketika Anda mendengar tentang Covid-19 secara berulang-ulang, itu akan menjadi racun emosional untuk Anda.” Jumlah paparan yang diperbolehkan bergantung pada usia anak. Gurwitch berpendapat anak-anak kecil tidak perlu mendapat informasi itu sama sekali. Sementara anak-anak yang lebih besar, usia sekolah dan remaja, paparan ini tetap dibatasi. Orang tua juga dianjurkan membuka komunikasi dengan anak tentang apa yang mereka ketahui serta mengoreksi informasi yang mereka punya bila ada kesalahan. (Putri Shaina) AYO BACA : Depresi Ternyata Bisa Menular, Begini Penjelasannya

---------
Artikel ini sudah Terbit di AyoJakarta.com, dengan Judul Dampak Covid-19 terhadap Psikologis Anak, Begini Penjelasannya, pada URL https://www.ayojakarta.com/read/2020/07/28/21960/dampak-covid-19-terhadap-psikologis-anak-begini-penjelasannya

Penulis: Budi Cahyono
Editor : Budi Cahyono



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)